Desa Klepu kembali menunjukkan komitmen luar biasa dalam merawat tradisi sekaligus menjawab isu lingkungan modern melalui penyelenggaraan Festival Budaya Hastungkara Brata Jilid V Tahun 2026. Mengusung tema utama "Laku Bantala Wening Amerta" dengan sub-tema khusus "Pengelolaan Sampah Plastik", perhelatan tahun ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Berdasarkan susunan acara resmi, festival ini dikemas secara apik melalui rangkaian kegiatan yang sarat makna spiritual, sosial, dan kreativitas warga.
Berikut adalah penjabaran lengkap dari rundown kegiatan yang sukses menyita antusiasme warga Desa Klepu:
Rangkaian acara dibuka dengan khidmat melalui kegiatan Tirakat & Doa bersama.
Kegiatan ini menjadi sarana mawas diri, memanjatkan doa keselamatan, serta wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah dan hasil bumi yang dilimpahkan kepada masyarakat Desa Klepu, sekaligus memohon kelancaran seluruh rangkaian festival.
Puncak perhelatan pada hari kedua diisi dengan berbagai agenda padat yang melibatkan partisipasi aktif seluruh rukun tetangga (RT) dan elemen masyarakat:
Pukul 13.00 – 17.00 WIB | Kirab Budaya Per RT
Mengusung tema besar Laku Bantala Wening Amerta dan sub-tema krusial "Pengelolaan Sampah Plastik", kirab budaya tahun ini tampil sangat inovatif.
Setiap RT menampilkan kreativitas kostum, ogoh-ogoh, hingga properti karnaval yang sebagian besar terbuat dari daur ulang sampah plastik. Hal ini merefleksikan pesan moral bagaimana sampah plastik yang kerap menjadi ancaman lingkungan dapat disulap menjadi karya seni bernilai estetik tinggi, sejalan dengan laku menyucikan dan menjaga bumi.
Pukul 20.00 – 21.00 WIB | Prosesi Hastungkara
Memasuki malam hari, acara dilanjutkan dengan Prosesi Hastungkara. Prosesi sakral ini merefleksikan rasa syukur mendalam dan peneguhan komitmen warga desa dalam menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan budaya leluhur.
Pukul 21.00 – 21.45 WIB | Penerimaan Hadiah & Bazar UMKM
Sesi ini menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para peserta kirab, yaitu pengumuman dan penyerahan hadiah bagi penampilan kreasi terbaik antar-RT.
Di saat yang sama, Bazar UMKM di sekitar lokasi acara diserbu oleh warga yang ingin menikmati kuliner lokal serta produk unggulan hasil karya warga Desa Klepu,, sehingga turut mendongkrak perekonomian kerakyatan.
Pukul 21.45 – 22.00 WIB | Sambutan-Sambutan
Dilanjutkan dengan sesi penyampaian Sambutan-Sambutan dari tokoh masyarakat, panitia, serta jajaran Pemerintah Desa Klepu.
Dalam sesi ini, disampaikan apresiasi tinggi atas kekompakan warga serta pentingnya mengintegrasikan kesadaran lingkungan (pengelolaan sampah plastik) ke dalam nafas tradisi lokal.
Pukul 22.00 – 24.00 WIB | Gelar Budaya "Ketoprak"
Rangkaian Festival Hastungkara Brata Jilid V ditutup secara gemilang melalui pementasan Gelar Budaya Ketoprak.
Pertunjukan teater tradisional ini tidak hanya menghibur, sarat akan pesan moral dan gelak tawa, tetapi juga memperkuat ikatan kebersamaan warga di penghujung malam.
Festival Hastungkara Brata Jilid V Desa Klepu 2026 telah membuktikan bahwa tradisi dan isu kontemporer dapat berjalan beriringan. Melalui kreativitas pengolahan sampah plastik dalam balutan kirab budaya, warga Desa Klepu tidak sekadar melestarikan warisan leluhur, tetapi juga mewariskan kesadaran ekologis bagi generasi masa depan.